Edisi 12 Oktober 2026Uang yang bekerja untuk hidupmu.
← Dompet CerdasMenabung

Saldo yang tercecer di lima dompet digital: merapikan uang kecil yang tidak pernah terasa seperti uang

Sisa saldo di setiap aplikasi tampak remeh, dan justru karena itu dibiarkan. Dijumlahkan, uang yang tidur di berbagai dompet sering lebih besar dari yang diduga.

Saldo yang tercecer di lima dompet digital: merapikan uang kecil yang tidak pernah terasa seperti uang
Foto: S / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Setelah Lebaran, banyak orang menemukan saldo dompet digital mereka terbagi ke lebih banyak tempat daripada sebelumnya: aplikasi yang dipakai membayar parkir di kampung halaman, dompet yang diisi untuk tol, saldo di toko daring yang dulu diisi untuk mengejar promo, dan uang kembalian dari pesanan yang dibatalkan dan masuk ke dompet aplikasi, bukan ke rekening.

Masing-masing jumlahnya kecil, dan kecil adalah alasan ia dibiarkan. Tidak ada yang merasa perlu memindahkan sisa saldo yang hanya cukup untuk sekali makan. Tetapi dompet digital tidak memberi bunga, sebagian punya masa berlaku saldo, dan uang yang tersebar di banyak tempat pada dasarnya adalah uang yang tidak sedang dipakai untuk apa pun.

Baca juga: Ongkos pergi-pulang kerja: pengeluaran harian yang jarang dihitung dalam skala setahun

Masa berlaku saldo adalah bagian yang paling sering terlewat. Beberapa dompet menetapkan bahwa saldo yang tidak dipakai dalam jangka waktu tertentu bisa dibekukan atau hangus, dan pemberitahuannya, kalau ada, datang lewat notifikasi yang sudah lama dimatikan. Uang kecil yang dibiarkan bukan sekadar menganggur; ia bisa benar-benar hilang.

Mengapa saldo aplikasi tidak terasa seperti uang

Ada mekanisme psikologis di balik ini. Uang yang sudah masuk ke dompet digital terasa seperti sudah dibelanjakan; ia telah berpindah dari kolom tabungan ke kolom pengeluaran dalam benak kita. Karena itu saldo di aplikasi lebih mudah dihabiskan untuk hal yang tidak direncanakan dibanding saldo di rekening bank, meski keduanya sama-sama rupiah. Penyedia aplikasi memahami ini, dan itulah sebabnya pengisian saldo dibuat semudah mungkin sementara penarikan kembali sering disertai biaya atau langkah tambahan.

Rutinitas sebulan sekali yang cukup

Merapikannya tidak butuh keahlian. Pilih satu atau dua dompet digital yang benar-benar dipakai setiap minggu, dan jadikan itu satu-satunya tempat saldo diisi. Untuk sisanya, habiskan saldonya pada pembelian yang memang direncanakan, atau tarik ke rekening jika aplikasinya mengizinkan. Matikan fitur isi ulang otomatis pada dompet yang jarang dipakai; fitur ini sering diaktifkan saat pertama mendaftar dan dilupakan sesudahnya.

Sekalian, periksa riwayat transaksi setiap dompet untuk dua bulan terakhir. Potongan yang tidak dikenali, langganan yang ditagih lewat saldo aplikasi, atau perangkat asing yang masih terhubung ke akun lebih mudah ditemukan saat jumlah dompetnya sedikit. Merapikan saldo yang tercecer bukan hanya soal uang kecil; ia juga cara paling sederhana menjaga agar seluruh uang digital kita tetap dalam pengawasan.

RA
Rania AdiputraRania menulis untuk Dompet Cerdas sejak 2023 dan menjadi penulis tetap rubrik anggaran rumah tangga. Setiap artikelnya berangkat dari catatan belanja yang benar-benar ia kumpulkan, lengkap dengan struk yang ia simpan dalam map per bulan.
Dapatkan tulisan baru Dompet Cerdas lewat email

Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.