Edisi 12 Oktober 2026Uang yang bekerja untuk hidupmu.
← Dompet CerdasUtang

Melunasi lebih cepat: pelunasan dipercepat, penalti, dan hitungan yang sering dibalik

Uang lebih di tangan memunculkan pertanyaan yang sama setiap kali: lunasi cicilan sekarang atau simpan. Jawabannya bergantung pada tiga hal yang jarang dihitung sekaligus.

Melunasi lebih cepat: pelunasan dipercepat, penalti, dan hitungan yang sering dibalik
Foto: C / Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Tunjangan hari raya yang masih tersisa, bonus tahunan, atau proyek sampingan yang cair sekaligus sering memunculkan godaan yang terdengar bijak: habiskan untuk melunasi cicilan. Niatnya baik. Tetapi pelunasan dipercepat adalah keputusan yang punya mekanisme sendiri, dan mekanisme itu tidak selalu menguntungkan peminjam.

Bagaimana pelunasan dipercepat bekerja

Baca juga: Limit kartu kredit dinaikkan tanpa diminta: tawaran yang disampaikan seperti pujian

Dalam kebanyakan pinjaman, cicilan bulanan terdiri dari dua bagian: pokok dan bunga. Pada awal masa pinjaman, porsi bunga biasanya lebih besar; menjelang akhir, porsi pokok yang mendominasi. Melunasi lebih cepat berarti membayar sisa pokok sekaligus, sehingga bunga untuk bulan-bulan yang tersisa tidak perlu dibayar. Semakin awal pelunasan dilakukan, semakin banyak bunga yang terhindarkan. Semakin mendekati akhir, semakin kecil penghematannya, karena sebagian besar bunga sudah terlanjur dibayar di bulan-bulan awal.

Ini berarti melunasi pinjaman yang tinggal beberapa bulan lagi sering tidak menghemat banyak. Uangnya mungkin lebih berguna untuk pinjaman lain yang masih panjang, atau untuk cadangan yang belum ada.

Penalti dan syarat yang tertulis di perjanjian

Banyak perjanjian pinjaman memuat ketentuan tentang pelunasan dipercepat, dan tidak semuanya ramah. Ada yang mengenakan biaya tertentu, ada yang hanya mengizinkan pelunasan setelah masa tertentu, ada pula yang menghitung bunga dengan cara yang membuat pelunasan awal nyaris tidak menghemat apa-apa. Semua ini tertulis di perjanjian yang ditandatangani di awal, biasanya di bagian yang dilewati. Sebelum memutuskan, membaca bagian itu, atau menanyakan langsung berapa jumlah pelunasan hari ini, adalah langkah pertama yang tidak bisa dilompati.

Hitungan yang sering dibalik

Kesalahan paling umum adalah membandingkan jumlah pelunasan dengan jumlah di tabungan, lalu memutuskan berdasarkan mana yang terasa lebih lega. Perbandingan yang lebih jujur melibatkan tiga pertanyaan. Berapa bunga yang benar-benar dihemat setelah penalti dihitung? Apakah masih ada cadangan untuk keadaan darurat setelah uang itu keluar? Dan apakah ada utang lain dengan bunga lebih tinggi yang seharusnya didahulukan?

Kelegaan karena satu cicilan hilang itu nyata dan berharga. Tetapi kelegaan yang dibayar dengan habisnya cadangan bisa berubah menjadi utang baru pada bulan ketika ada hal tak terduga. Pelunasan dipercepat paling masuk akal ketika ia bukan satu-satunya uang yang tersisa.

OK
Okta KurniawanOkta menulis di Dompet Cerdas dari 2022 sampai 2025 dan menjadi salah satu penulis terbanyak di situs ini, terutama tentang pajak penghasilan dan slip gaji. Ia terbiasa menghitung ulang setiap contoh perhitungan dengan kalkulator meja sebelum mengirimkan naskah.
Dapatkan tulisan baru Dompet Cerdas lewat email

Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.