Edisi 12 Oktober 2026Uang yang bekerja untuk hidupmu.
← Dompet CerdasMenabung

Pengeluaran yang tidak bulanan: pos yang diam-diam merusak anggaran paling rapi

Anggaran bulanan biasanya gagal bukan karena pengeluaran bulanan. Ia gagal karena servis kendaraan, kondangan, dan kurban yang datang di bulan yang kebetulan sudah ketat.

Pengeluaran yang tidak bulanan: pos yang diam-diam merusak anggaran paling rapi
Foto: C / Wikimedia Commons (CC BY-SA 2.0)

Banyak orang menyusun anggaran dengan rapi: sewa, listrik, makan, transportasi, cicilan. Semuanya ditambahkan, dibandingkan dengan gaji, dan sisanya disebut tabungan. Lalu bulan berjalan, dan tabungan itu tidak pernah sebesar yang direncanakan. Yang menghabiskannya hampir tidak pernah pos yang sudah dianggarkan.

Yang menghabiskannya adalah pengeluaran yang pasti datang tetapi tidak datang setiap bulan. Servis besar motor. Perpanjangan pajak kendaraan. Undangan pernikahan yang ramai di musim tertentu. Hewan kurban yang bulan depan sudah harus dibayar. Hadiah ulang tahun orang tua. Pembaruan langganan tahunan yang diam-diam menagih kartu. Karena tidak bulanan, ia tidak masuk anggaran bulanan; karena tidak masuk anggaran, ia terasa seperti kejutan setiap kali datang.

Baca juga: Pengeluaran makan selama Ramadan tidak otomatis turun: ia hanya berpindah tempat

Membuat daftarnya sekali setahun

Caranya tidak rumit. Ambil kalender dan telusuri dua belas bulan ke depan. Tulis setiap pengeluaran yang hampir pasti terjadi tetapi tidak rutin bulanan, beserta bulan dan perkiraan jumlahnya. Riwayat pengeluaran tahun lalu adalah sumber paling jujur untuk daftar ini. Jumlahkan semuanya, lalu bagi dua belas.

Angka hasil pembagian itulah yang sebenarnya hilang dari anggaran selama ini. Ia bukan pengeluaran baru; ia pengeluaran lama yang akhirnya diberi tempat.

Menyisihkannya setiap bulan

Sisihkan angka itu setiap gajian ke rekening atau pos terpisah yang khusus untuk pengeluaran tahunan. Ketika servis motor datang, uangnya diambil dari sana, bukan dari tabungan masa depan atau dari kartu kredit. Bulan itu tidak lagi terasa berat, karena biayanya sudah dibayar sedikit demi sedikit sejak berbulan-bulan sebelumnya.

Efek sampingnya menyenangkan: tabungan yang tersisa di akhir bulan akhirnya menjadi tabungan sungguhan, bukan dana cadangan yang menunggu dirampok oleh kondangan berikutnya.

RA
Rania AdiputraRania menulis untuk Dompet Cerdas sejak 2023 dan menjadi penulis tetap rubrik anggaran rumah tangga. Setiap artikelnya berangkat dari catatan belanja yang benar-benar ia kumpulkan, lengkap dengan struk yang ia simpan dalam map per bulan.
Dapatkan tulisan baru Dompet Cerdas lewat email

Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.