Edisi 12 Oktober 2026Uang yang bekerja untuk hidupmu.
← Dompet CerdasUtang

Menjadi penjamin utang orang lain: tanda tangan yang beratnya sama dengan pinjaman

Satu tanda tangan, dua penanggung.

Permintaannya biasanya datang dari orang yang kita sayangi. Seorang adik, sahabat lama, atau kerabat yang sedang mengajukan pinjaman dan membutuhkan satu nama lagi di formulir: penjamin. Permintaannya terdengar ringan, hanya tanda tangan, bukan uang.

Padahal yang kita tandatangani adalah janji bahwa kalau peminjam berhenti membayar, kita yang akan membayar. Bukan membantu membayar, bukan menalangi sementara, tetapi menanggung sisa utangnya sepenuhnya. Pemberi pinjaman tidak peduli siapa yang salah; mereka hanya tahu ada dua nama yang bisa ditagih.

Baca juga: Sebelum menekan tombol ajukan: hal-hal yang perlu dicek pada aplikasi pinjaman

Pertanyaan sebelum menandatangani

Kami sarankan satu pertanyaan jujur pada diri sendiri: kalau besok peminjam tidak sanggup bayar, apakah saya bisa dan mau melunasi seluruh sisanya tanpa merusak keuangan rumah tangga saya sendiri? Kalau jawabannya tidak, maka jawaban untuk permintaan itu juga tidak, sesayang apa pun kita pada orangnya.

Kalau jawabannya ya, perlakukan tanda tangan itu seperti kita sendiri yang berutang. Minta salinan perjanjian, catat jumlah dan jangka waktunya, dan tanyakan kabar cicilannya secara berkala. Bukan karena tidak percaya, tetapi karena nama kita ada di sana.

Menolak menjadi penjamin bukan berarti tidak membantu. Kadang bantuan yang lebih jujur adalah duduk bersama dan menghitung ulang apakah pinjaman itu memang perlu.

TH
Teguh HartonoTeguh bergabung pada 2023 dan mengasuh topik asuransi serta dana darurat. Ia pernah bekerja sebagai agen asuransi, dan pengalaman menjelaskan polis kepada nasabah yang bingung itulah yang membuat tulisannya menghindari istilah yang tidak perlu.
Dapatkan tulisan baru Dompet Cerdas lewat email

Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.