Sebelum menekan tombol ajukan: hal-hal yang perlu dicek pada aplikasi pinjaman
Lima menit memeriksa, bertahun-tahun lebih tenang.

Menjelang Lebaran, tawaran pinjaman cepat lewat aplikasi bermunculan di mana-mana: iklan di media sosial, pesan singkat dari nomor tak dikenal, hingga ajakan dari teman. Prosesnya dijanjikan hanya beberapa menit, dan di tengah kebutuhan yang mendesak, itu terdengar seperti solusi.
Kami tidak mengatakan semua pinjaman daring buruk. Yang ingin kami sampaikan: lima menit yang dipakai untuk mengecek jauh lebih murah daripada berbulan-bulan berurusan dengan penagih.
Baca juga: Meminjamkan uang kepada keluarga: percakapan yang lebih sulit dari jumlahnya
Pertama, pastikan penyelenggaranya terdaftar dan diawasi oleh otoritas keuangan yang berwenang. Daftarnya bisa dicek sendiri, jangan hanya percaya pada tulisan di aplikasi. Penyelenggara ilegal biasanya tidak punya alamat kantor yang jelas dan hanya bisa dihubungi lewat aplikasi pesan.
Kedua, perhatikan izin yang diminta saat memasang aplikasi. Pinjaman yang sah tidak membutuhkan akses ke seluruh daftar kontak, galeri foto, atau riwayat pesan. Permintaan akses seperti itu biasanya dipakai untuk menekan peminjam lewat orang-orang terdekatnya ketika pembayaran terlambat.
Ketiga, baca total yang harus dikembalikan, bukan hanya cicilan per bulan atau per minggu. Biaya layanan, biaya keterlambatan, dan bunga sering ditulis terpisah supaya masing-masing terlihat kecil.
Terakhir, tanyakan pada diri sendiri: pinjaman ini untuk menutup kebutuhan atau untuk menutup pinjaman sebelumnya? Kalau jawabannya yang kedua, masalahnya bukan di aplikasi mana yang dipilih.
Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.